25 January, 2015

Memahami Array 2 Dimensi

Pada postingan kali ini, kita akan fokus membahas mengenai Array 2 dimensi. Bagaimana mendeklarasikan dan menggunakan array 2 dimensi. Kita juga akan mencoba menyelesaikan sebuah contoh kasus array 2 dimensi dengan bahasa C, agar kita bisa lebih paham mengenai topik yang dibahas pada postingan ini. Pembahasan dalam postingan ini memerlukan pemahaman terhadap array 1 dimensi, hal itu bertujuan untuk memudahkan kita untuk memahami
apa yang dibicarakan pada postingan ini. Pembahasan mengenai Array 1 dimensi bisa dijadikan bahan bacaan sebelum melangkah ke postingan sekarang ini.

Pengertian Array 2 Dimensi

Pengertian sederhananya, "Array 2 Dimensi adalah Sebuah array yang menampung array lain sebagai data nilai dari setiap indeks array penampung". Jika kita sudah mengerti mengenai array 1 dimensi, kita bisa langsung membayangkan dan mungkin bisa langsung mengerti dari definisi array 2 dimensi diatas. Oke, untuk lebih memudahkan langkah kita, mari mencoba membahas sedikit mengenai array 1 dimensi dan dasar-dasarnya di pembahasan deklarasi dan inisialisasi array sebagai langkah untuk lebih memahami array 2 dimensi ini.

Deklarasi dan Inisialisasi Array 2 Dimensi

Sewaktu mempelajari array 1 dimensi, tentunya kita sudah tahu bahwa untuk setiap nilai di dalam array haruslah bertipe data yang sama. Pada bahasa C / C++, tidak dibenarkan untuk melakukan pencampuran tipe data untuk setiap nilai yang ditampungnya. Pencampuran tipe data untuk setiap nilai array seperti ini dapat ditemukan pada bahasa pemrograman JavaScript, PHP, Phyton, dan bahasa pemrograman lain yang mendukung fitur ini. Nah, untuk pendeklarasian array 1 dimensi tentu saja bukan hal yang sulit lagi jika kita sudah memiliki sedikit pemahaman mengenai array 1 dimensi. Berikut ini merupakan cara pendeklarasian dan inisialisasi array 1 dimensi. Berdasarkan pendeklarasian dan inisialisasi nilai array 1 dimensi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa setiap kali mendeklarasikan array dan array langsung diinisialisasi, kita tidak perlu memberikan lebar dari data array dan proses inisialisasi nilai array ditandai dengan tanda kurung kurawal "{ }", nilai / data dari setiap array diletakkan di dalam kurung kurawal tersebut dan untuk setiap nilai / data dipisahkan dengan tanda koma ','. Oke, dari sini kita akan melangkah ke pendeklarasian dan inisialisasi nilai array 2 dimensi. Berdasarkan pendeklarasian dan inisialisasi array 2 dimensi bahasa C di atas, silahkan Anda meluangkan waktu sebentar untuk melihat perbedaannya dengan pendeklarasian dan inisialisasi array 1 dimensi sebelum array 2 dimensi ini. Jika sudah, mari kita simak bersama-sama pernyataan berikut ini.
  1. // int arrayBilangan[][2]variabel ini memiliki 3 buah data, dan setiap indeks array tersebut menampung sebuah array yang memiliki 2 buah elemen anggota maksimal
  2. // char arrayKar[][2]variabel ini sama seperti variabel pertama, yang membedakan hanya tipe datanya saja




Untuk memahami lebih lanjut lagi, kita akan melihat bagaimana array 2 dimensi diimplementasikan pada sebuah matriks. Asumsi, kita memiliki sebuah variabel array bertipe integer sebagai berikut int matriks[][4].
Deklarasi dan inisialisasi ke dalam kode program c adalah sebagai berikut. Jika data variabel array di atas kita representasikan ke dalam bentuk matriks yang sebenarnya, maka hasilnya akan terlihat seperti berikut ini.
Kolom
index 0 1 2 3
Baris 4 3 2 1
5 6 7 8

Untuk dapat memahaminya, disarankan untuk melihat dan mengamati kembali data variabel array dan bagaimana nilai array tersebut direpresentasikan ke dalam bentuk matriks. Jika sudah memahaminya, Anda akan dapat mengambil kesimpulan sendiri, dan saya yakin kesimpulan yang Anda ambil akan sama dengan kesimpulan yang disimpulkan setiap orang yang sudah memahami hal tersebut. Dimana kurung siku kosong [] menyatakan jumlah baris (disebut dengan array penampung) dan kurung siku yang berisi [4] menyatakan jumlah kolom atau merepresentasikan nilai dari tiap kolom (array yang berada di dalam array penampung). Jika masih kurang memahami, silahkan ambil waktu kembali dan cobalah untuk benar-benar memahami.

Contoh Kasus Array 2 Dimensi C

Agar pemahaman kita terhadap array 2 dimensi ini lebih baik lagi, mari kita coba menyelesaikan contoh kasus Penjumlahan nilai array 2 dimensi dengan bahasa c. Maksudnya disini ialah, kita akan menjumlahkan seluruh nilai yang ada di dalam array tersebut. Untuk memudahkannya, kita akan menggunakan variabel array yang telah dituliskan dan dijelaskan di atas. Pada kode program untuk contoh kasus di atas, saya mendeklarasikan variabel array dan lebar datanya dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Ini hanya untuk mempermudah pemahaman saja, yang perlu dipahami ialah jika nilai dari array 2 dimensi langsung diinisialisasi pada saat pendeklarasian array, kita tidak perlu mengisikan nilai ke dalam kurung siku pertama. Tetapi jika nilai dari array diisikan melalui keyboard, kita harus mengisikan lebar data kedalam kedua kurung siku array kita.
Satu hal lagi yang perlu dipahami, kurung siku kedua menandakan jumlah elemen yang dapat dimuat oleh array yang berada di dalam array penampung.

Penutup

Demikianlah untuk postingan kali ini mengenai memahami Array 2 Dimensi pada bahasa pemrograman C/C++. Jika terdapat kekurangan dan tutur kata yang kurang baik, mohon dimaafkan dan jika tidak keberatan mohon menuliskan satu dua kata mengenai postingan ini, baik kritik atau saran agar kedepannya dapat membantu penulis dalam meningkatkan mutu postingan dan pembahasan tentunya. Terima kasih. :)

2 comments:

  1. Tutarni : Terima kasih atas tutorial yang diberikan, akan coba saya praktikan semoga berhasil. Sekali lagi terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mbak.. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya. :)
      Salam..

      Delete

Berikan komentar, Kritik dan saran teman-teman mengenai blog ini. Komentar, Kritik dan saran teman-teman sangat berarti untuk perkembangan Blog ini.
Salam Blogger, salam kodeprogramcpp.

Lihat Juga Berita Pilihan Ini